Wahai anakku, terimalah wasiatku dan jagalah
ucapanku. Sesungguhnya jika engkau menjaga maka engkau akan hidup
bahagia dan mati dalam keadaan terpuji.
Wahai anakku,
barangsiapa yang merasa cukup maka ia adalah orang yang kaya.
Barangsiapa yang matanya selalu menginginkan kepada apa yang dimiliki
oleh orang lain maka ia adalah orang yang miskin. Barangsiapa yang tidak
rela dengan apa yang telah Allah tentukan baginya maka Allah akan
menjelekkan pada ketetapannya. Barangsiapa yang menganggap kecil
kehinaan dirinya maka ia akan menganggap besar kehinaan orang lain.
Wahai anakku, barangsiapa yang membuka hijab (rahasia) orang lain maka
akan terbuka aibnya sendiri. Barangsiapa yang menghunus pedang kelaliman
maka ia akan terbunuh karenanya. Barangsiapa yang menggali lubang untuk
(menjebak) saudaranya sendiri maka ia akan terperosok ke
dalamnya.Barangsiapa
Wahai anakku, katakanlah kebenaran baik yang menguntungkanmu atau
merugikanmu dan berhati-hatilah terhadap fitnah karena hal itu
menumbuhkan permusuhan di hati orang.
Wahai anakku, jika engkau
mencari kedermawanan maka hendaklah engkau mencari tambangnya, karena
kedermawanan memiliki tambang dan tambang memiliki sumber dan sumber
memiliki cabang dan pada cabang terdapat buahnya. Tidak akan baik buah
itu kecuali karena cabangnya dan tidaklah kuat sumber itu kecuali dengan
tambang yang baik.
Wahai anakku, kunjungilah orang-orang yang
baik dan jangan mengunjungi orang-orang yang jahat, karena sesungguhnya
mereka (bagaikan) batu besar yang tidak memancar airnya, pohon yang
tidak hijau daunnya dan bumi yang tidak tumbuh rumputnya.



0 komentar:
Posting Komentar