Wahai anakku, barangsiapa yang merasa cukup maka ia adalah orang yang kaya. Barangsiapa yang matanya selalu menginginkan kepada apa yang dimiliki oleh orang lain maka ia adalah orang yang miskin. Barangsiapa yang tidak rela dengan apa yang telah Allah tentukan baginya maka Allah akan menjelekkan pada ketetapannya. Barangsiapa yang menganggap kecil kehinaan dirinya maka ia akan menganggap besar kehinaan orang lain.
Wahai anakku, barangsiapa yang membuka hijab (rahasia) orang lain maka akan terbuka aibnya sendiri. Barangsiapa yang menghunus pedang kelaliman maka ia akan terbunuh karenanya. Barangsiapa yang menggali lubang untuk (menjebak) saudaranya sendiri maka ia akan terperosok ke dalamnya.Barangsiapa
Wahai anakku, katakanlah kebenaran baik yang menguntungkanmu atau merugikanmu dan berhati-hatilah terhadap fitnah karena hal itu menumbuhkan permusuhan di hati orang.
Wahai anakku, jika engkau mencari kedermawanan maka hendaklah engkau mencari tambangnya, karena kedermawanan memiliki tambang dan tambang memiliki sumber dan sumber memiliki cabang dan pada cabang terdapat buahnya. Tidak akan baik buah itu kecuali karena cabangnya dan tidaklah kuat sumber itu kecuali dengan tambang yang baik.
Wahai anakku, kunjungilah orang-orang yang baik dan jangan mengunjungi orang-orang yang jahat, karena sesungguhnya mereka (bagaikan) batu besar yang tidak memancar airnya, pohon yang tidak hijau daunnya dan bumi yang tidak tumbuh rumputnya.







